Test Footer

Rabu, 14 Mei 2014

17.47
LDII akan selenggarakan Rapimnas | Panglima TNI Jenderal Moeldoko: “LDII Memiliki Nilai Strategis Membangun Karakter Bangsa”

Jenderal Moeldoko mencontohkan bagaimana perguruan Shaolin mampu membangun karakter generasi muda di Cina sejak dini. Mereka didik sejak usia kanak-kanak hingga dewasa, untuk menjadi pendekar yang tangguh. “Inilah pembangunan karakter. Saya berharap LDII dapat membina generasi penerus bangsa sehingga mempunyai karakter yang kuat, dan profesional religius,” ujar Jenderal Moeldoko. Dalam pertemuan itu Panglima TNI didampingi Asisten Teritorial (Aster) Mayjen TNI Ngakan Gede Sugiartha Garjitha dan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya.

Di samping beraudiensi, Ketua Umum DPP LDII Prtof Dr Ir KH Abdullah Syam, MSc menyerahkan surat undangan Rapimnas LDII 2014 kepada Jenderal Moeldoko. Abdullah Syam dalam paparannya mengungkapkan kegiatan LDII, selain dakwah, juga membangun karakter generasi muda sejak dini di berbagai bidang. “Setiap warga LDII dibina sejak usia dini. Untuk jenjang kanak-kanak disebut sebagai cabe rawit, muda-mudi, hingga usia dewasa. Untuk keluarga dibekali dengan pelatihan mengasuh anak, membina keluarga sakinah,” kata Abdullah Syam.

LDII meyakini bahwa Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 45, dan NKRI adalah harga mati, untuk itulah LDII menanamkan wawasan kebangsaan dalam berbagi seminar dan pengajian di lingkungan LDII. “Kami ingin mewujudkan generasi yang professional religious, berkarakter kuat, dan cinta tanah air,” ujar Ketua DPP LDII Ir H. Prasetyo Sunaryo, MT.

Menanggpi pemaparan LDII, Jenderal Moeldoko mengungkapkan pentingnya peranan LDII dalam membangun umat Islam agar tidak terpecah-pecah dan bisa saling bekerjasama, baik sesama ormas maupun dengan lembaga negara antara lain dengan TNI, agar terciptanya NKRI yang kuat.

“Saya menyayangkan ada pemahaman umat Islam yang keliru, orang Islam yang tinggal di Indonesia, atau orang Indonesia yang beragama Islam, yang hidup dalam keberagaman, baik suku, agama, dan kebudayaan, karena itu Islam mengajarkan agar kita bisa hidup berdampingan dengan sesama warga demi tercapainya Indonesia yang satu,” ujar Jenderal Moeldoko. Persoalannya, menurut Panglima TNI, ada beberapa elemen kelompok Islam yang memaksakan kepahaman mereka itu dan menebarkan bibit permusuhan ke umat beragama lain. Memecah belah kesatuan bangsa. Secara blak-blakan mengkafir-kafirkan orang lain dan lain sebagainya.

untuk lebih lengkapnya anda bisa mengunjungi WEBSITE RESMI LDII

Demikian sahabat blog LDII RIAU NEWS, kita telah melihat langsung perkembangan LDII saat ini,
semoga postingan di blog LDII RIAU NEWS kali ini bisa memberikan manfaat dan tentunya semoga bisa memberikan pencerahaa
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar